Dewatanetwork.com-Para pelajar di Kabupaten Klungkung, Bali kini punya ruang khusus untuk 'bersuara'. Sebuah panggung kecil di Alun-alun kota yang dinamai Mimbar Merah Putih.
Setiap hari Minggu atau saat kegiatan car free day (CFD), pelajar bisa memanfaatkan mimbar tersebut untuk menyampaikan ide-ide segarnya dalam peningkatan wawasan kebangsaan. Boleh juga mengangkat topik-topik aktual yang terjadi di Kabupaten Klungkung.
Baca Juga: Cukup Umumkan ke Publik Pernah Dipenjara, Mantan Koruptor Berpeluang Jadi Caleg 2024
Tak hanya gagasan dari kaum muda, di Mimbar Merah Putih juga pelajar juga dapat mengutarakan aspirasi, saran, hingga kritiknya mengenai kebijakan-kebijakan pemerintah daerah secara terbuka.
Baca Juga: Setan Merah Takluk Dari Real Sociedad, Ronaldo Tak Berkutik
"Dilatih dari panggung yang kecil saja dulu, biar mahir nanti baru di panggung yang besar-besar," ujar Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, Minggu 11 September 2022.
Selain menyampai aspirasi, Mimbar Merah Putih juga diisi dengan pementasan band akustik, teaterikal dan pertunjukan lainnya yang diisi dari siswa sekolah.
Baca Juga: Ilija Spasojevik Cetak Hattrik, Bali United Gulung Dewa United Di Stadion Dipta
Ruang baru bagi generasi muda ini sempat terhenti pada puncak pandemi Covid-19. Kini, seiring melandainya penambahan kasus, para pelajar diharap memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melatih publik speaking sekaligus mengenal spirit berdemokrasi.
Artikel Terkait
Lowongan Kerja: NAV Karoke Jimbaran Membuka Lowongan Kerja Sebagai Bartender
Jangan Takut, Ikuti Enam Tips Ini untuk Hindari Mimpi Buruk di Malam Hari
Romansa Ratu Elizabeth II Dengan Pangeran Philip : Bangga Kenakan Bros Sebagai Istri Angkatan Laut